MENGENANGMU

aku sedang iseng. sambil menunggu teman di ruang produksi. lalu terpikirkan kamu. dua puluh lima tahun kita bersama. rasanya tak satu pun kenangan indah kau berikan. ehm, aku tak berani bicara keras, takutnya kau mendengar ucapanku. aku tahu, kamu ada disini (barangkali). mengikutiku. atau ingin menghantuiku, ah itu tak mungkin.
mengingatmu, tak ingin setetes air mataku jatuh. aku tahu, kau cukup sedih sekarang. padahal dulu, kau selalu buat orang-orang sedih.
aku ingin segera pulang, meminta pada Tuhanku. agar kau diselamatkan di alam itu. Jangan menangis ya Bapak, kan kupanjatkan doa untukmu.


Post a Comment

Popular Posts