ANGRY DAY!

Jika bisa, ingin kubuka hatimu. Tak peduli menyobeknya dengan pisau belati. Jika mungkin, kupakai linggis, karena kutahu kerasnya hatimu.

Tak mampu juga terbuka. Maka aku perlu bacakan mantra-mantra, sehingga resleting hatimu bisa membuka sendiri. Akan kucoba langkah terakhir, membuka hatimu tanpa menyentuhmu. Kau bajingan! Oh maaf, harusnya aku tak marah, ketika aku berucap mantranya. Tapi kau memang Asu. Oh, aku lupa lagi. Ini yang terakhir saja, aku ingin mengumpatmu : kau malaikat berhati Laknat.
2 comments

Popular Posts