11 November 2009

WANITA


kau selalu katakan, "i love you". tidak kurang dari sepuluh kali dalam sehari. kau juga pastikan untuk menanya, "apakah kau juga cinta aku?" sesungguhnya, tanpa kujawab pun, kau sudah tahu, bagaimana perasaan cintaku padamu. saking seringnya, aku hanya mengangguk. namun, kau terus mengejar dan membuatku menyerah untuk mengatakannya lagi : AKU CINTA KAMU.

kau sering pula bertanya, "apakah kau mencintaiku hingga tuaku datang nanti?". PASTI. aku jadi geram denganmu.

"kau akan terus memujiku, meski badanku kendor nanti?"
AKU TAK PERNAH BERPIKIR UNTUK MENCAMPAKKANMU, MESKI KENDOR SEKALIPUN. KAU ISTRIKU, JANGAN TANYA-TANYA LAGI YA...

kau lega, lantas memelukku, begini setiap hari. aku harus memahami, perasaanmu wanita.

08 November 2009

REVIEW : ROCKLINE FEST


memenuhi ajakan Nofak, saya menghadiri acara ROCKLINE FEST yang diadakan oleh Peluru Tajam. tiket masuk Rp 10.000,- mendapatkan 1 pack Neo Mild (sponsor) dan 1 CD kompilasi guest star : Racun, Negative Force, Barzah, dan Fat Boy Are Hero. masing-masing band tersebut menyuguhkan 2 lagu. berikut list-nya :
  1. Racun (Legend On The Street & Who Are You),
  2. Negative Force (Free Like A Bird & Negative Force),
  3. Barzah (Speed Death & Siksa Kubur),
  4. Fat Boy Are Hero (Na...Na...Na... & Pesta Untukku).
dibuka dengan beberapa band : Tumenggung, Sweet Fighter, Jamu Gendong, O.G.B, Love Buzz, In This Diary, Rotten Morron, Dandelion, Biscuit Power, Butter Cockies.

ini termasuk pertama kalinya di Madiun, sebuah event musik yang tidak hanya 'main' tapi juga promosi CD Kompilasi. saya mencermati disini. kalau acara musiknya sih, masih sama seperti yang dulu-dulu. baju hitam-hitam, alcohol, asap rokok (bikin sesak napas).

CD Kompilasi dikemas dengan label putih minimalis. covernya pun biasa sekali, tapi ini hebat! didalamnya dua lembar kertas ukuran A4 diselipkan, berisi biografi band guest star dan teks lagu.

selama acara berlangsung, saya memang tak mendengar dengan jelas isi lirik lagu yang diusung, hanya pukulan drum dan raungan gitar plus jeritan vokalis. tak jelas, namun saya bisa menikmatinya (sedikit...cukup!).

tidak salah, jika kebanyakan orang enggan datang di acara semacam ini. Anda mungkin perlu membaca lirik lagu berikut, yang bisa membuat kita berubah pikiran tentang 'musik keras'...

kaget juga, ketika sampai di rumah, saya membaca lembar teks lirik. Anda tak akan percaya, band HC (baca : Hard Core) seperti Negative Force, mempunyai lirik yang indah.

Free Like A Bird
di atas dunia yang sedang berduka
bertebar duri yang selalu gelisah
dengan riang kita tempuh perjuangan panjang ini
dengan kepercayaan belas kasih
dengan lantang berikrar jiwaku
tinggalkan zaman kedengkian
yang berujung dendam kemarahan
bebaskan jiwamu menerima
atau menolak batasan yang abadi

putar otakmu menuju cerah
berubahlah seiring kesadaranmu
nikmatilah (seni) pemberontakanmu
teman sebab akan mati bersama
orang terakhir

melambunglah free like a bird

atau lagu berjudul Siksa Kubur dari Barzah :
di dalam kubur jazadku terbujur
gelap tiada batas cahaya menghilang
berselimut kain kafan tertimbun tanah
penyesalan mengakhiriku

atas segala dosa yang menyertai seiring waktu
busukkan jazadku
jeritan menggema tiada perduli
angin malam menerpa kuburku
setan-setan durjana hanya tertawa
menatap tubuh luka terempas siksa

siksa kuburku hingga kiamat menjelang
hanya mengharap ampunan Ilahi

masihkah Anda enggan datang ke acara seperti ini?