11 June 2016

RAHASIA


Setiap orang pasti punya masalah. Tak ada yang bebas dari masalah. Seorang teman datang kepada saya bercerita tentang masalahnya, saya hanya mendengar, kemudian dia memberi warning, "Jangan bilang siapa-siapa ya... ini hanya kamu yang tahu." Lalu saya berfikir bahwa saya menjadi seseorang yang penting karena dipercaya teman saya menyimpan rahasianya.

Beberapa hari kemudian, seseorang yang lain mengetahui rahasia teman saya yang curhat. Lalu si teman yang curhat menanyakan ke saya, "Kamu cerita ke dia tentang rahasiaku?" Saya bilang tidak, karena kamu berpesan bahwa itu rahasia. 

Namun, teman saya yang curhat itu masih terus saja merasa bahwa saya yang bercerita ke orang lain tentang rahasianya. Kemudian saya berfikir bahwa tak lagi menjadi orang penting karena menyimpan rahasianya, justru saya menyesal telah mengemban tugas menjaga rahasianya.

Pelajaran penting yang saya dapatkan, Rahasia adalah momok. Seperti hantu yang membayangi. Saya tak lagi mau menyimpan rahasia siapapun. Ketika seseorang bilang, "Ini rahasia hanya kamu yang tahu" maka saya akan segera menolak untuk mendengarnya.

03 June 2016

Hilang Dalam Sendiri


Saya tahu. Tak mudah untuk menyelesaikan semuanya dengan sendiri. Saya melampaui batas untuk menjadi pribadi yang menganggap diri mampu mandiri.

Saya menyemangati diri dengan sendiri. Memeluk diri dengan pelukan sakit. Menyeka air mata tanpa kesudahan. Membunuh sepi dengan tawa hampa tanpa skenario guyonan orang lain. Saya
menciptakan sendiri.

Pada hari itu, saya menjumpai diri kelelahan. Tertidur diujung ketiadaan. Mencampakkan diri sendiri seakan tak pernah bisa menjadi hebat. Sementara diluar saya, mereka sedang memuji saya habis-habisan.

Saya telah sampai pada klimaks. Menjadi tak berdaya. Saya hilang dalam jalan kesendirian yang tak memberikan jawaban. Satu-satunya pelukan pengobat kecemasan adalah perbincangan kecil antara saya dan saya.

Hilang.