15 January 2009

GAJI DIKIT


hari ini saya menemukan sesuatu dalam buku "NGOBROLIN IKLAN YUK" karya BUDIMAN HAKIM. meskipun dari judulnya, buku itu memang cocok buat seorang copywriter, creative director, atau sebangsanya... tapi saya langsung tertarik. kalau beberapa orang menyatakan dalam buku tersebut bahwa yang membuat buku itu layak baca adalah gaya bahasanya, bagi saya itu bukan kunci utama. saya tertarik karena beberapa bahasan di dalamnya menyangkut diri saya. wah rasanya menemukan jawaban atas renungan hati (ceileee...).

saya jadi kepingin ketemu BUDIMAN HAKIM. pengen tahu seperti apa orangnya? pengen tahu juga kayak apa dia berpikir? dan masih banyak lagi.

banyak sentilan dalam buku tersebut. beberapa waktu yang lalu, saya pernah mengajukan kenaikan gaji pada perusahaan. tapi nggak ada hasilnya. saya tetap bergaji sama. dan sempat saya mengeluh pada teman, "uhh males ah kerja keras... bayarnya dikiiittt". teman saya dengan enteng bilang, "yaudah cabut aja!!" kepikiran juga sih. walaupun sampai sekarang saya masih bekerja di perusahaan itu. alasan bertahan bukan karena saya takut tidak dapat kerja lagi. tapi karena saya cinta pekerjaan saya, hanya itu.

dan dalam buku BUDIMAN HAKIM juga telah menjelaskan banyak hal tentang itu, ternyata saya sedang berhadapan dengan masalah profesionalitas. benar juga yang dibilang BUDIMAN HAKIM, "jangan menuntut banyak dari perusahaan, kalo kerja kita aja masih belum sepenuh hati. gaji dikit mungkin karena memang kerja kita belum bagus". well, untuk kali ini saya terima statement itu. dan saya akan terus berusaha paling tidak hingga satu tahun depan, kalau gaji saya masih itu-itu aja... yap, it's time to move.

06 January 2009

MEMORY


apa yang akan kamu lakukan jika tahu bahwa suatu saat kamu akan melupakan orang-orang yang ada di sekitarmu? bukan karena kamu sombong, tapi sebuah takdir menjadikanmu sebagai seorang dengan daya ingat yang rendah. aku mengalami itu. terasa menyiksa. maaf untuk orang-orang yang sedikit terlupakan. aku sama sekali tidak ingin melupakan kalian. jika saja aku bisa minta kepada Tuhan untuk menambah memori yang ada di otakku?

05 January 2009

PENGKHIANATAN BEGITU DEKAT



apakah saat ini kamu sudah mendapatkan seorang sahabat sejati? pacar yang setia? pasangan hidup yang mau bersumpah untuk selalu berada disisi kamu selamanya?

jika ya, mungkin kamu tidak akan percaya dengan yang namanya pengkhianatan.

aku menyebutnya 'pengkhianatan begitu dekat'. sejak aku kecil, hingga kini, aku selalu berhadapan dengan pengkhianatan. bukan saja dikhianati, namun juga mengkhianati.

SAHABAT

dulu aku pernah punya seorang teman yang aku anggap sebagai sahabat sejati. tapi ternyata dia tidak lebih adalah seorang berotak materialisme. dia berteman denganku karena aku pintar dan mau membantunya mengerjakan tugas-tugas sekolah. itu kisah 11 tahun yang lalu, saat aku duduk di bangku SD.

lalu aku tak percaya arti persahabatan. hingga SMP, aku bertemu lagi seorang teman yang mau menemani aku. namun, sama saja. semua teman adalah manusia berkepala uang.

hingga kini, aku lebih yakin dengan diriku sendiri.