22 May 2011

REKREASI MINGGU PAGI

Benjamin, anak saya.
Hari Minggu, saatnya santai bersama keluarga. Baru datang di Banyu Biru Water Park, Benjamin masih bingung, tempat apa ini? tiket masuk ke lokasi ini Rp 7.000,- / orang. anak anak dibawah 2 tahun gratis. untuk setiap permainan, beli tiketnya Rp 3.000,- kalau mau renang, bebas alias ngga bayar...

Benjamin bersama Papa

Benjamin naik kuda




Nggak sabar nunggu antrian kereta

santai dulu ya nak!

ini nih keretanya, lama banget ngantrinya

naik kereta sama Mama


bergaya dengan karpet baru

cuma memandang, ngga bisa naik

arena bermain anak anak, komplit

yang ini seru kayaknya, tapi nggak di ijinkan sama Papa. :-(

kalau hari Minggu begini, ramai anak anak kecil

ada kebun binatangnya juga lho

20 May 2011

MENGUKUR HATI


di hari kamis, seorang teman curhat, dia merasa kesal dengan bu bos.

"aku tuh berusaha melakukan sesuatu supaya dia ngga ngomel ngomel lagi, eh malah aku kena salah juga! udah gitu bu bos marah-marahnya di facebook! gila aja, meski ngga ada namaku di update-an statusnya, tetep aja itu omelan buat aku!"

ah, sudahlah... kamu terlalu melebar-lebarkan masalah. udah lupain aja. anggap bu bos marahnya engga sama kamu.

"mungkin bu bos lagi PMS, jadi agak sensi cin..." begitu kata temen yang lain yang juga lagi ikutan nyimak curhatannya.

"ya nggak bisa gitu! dia bisa up date status... emang aku ngga bisa? emang cuma dia yang bisa pesbukan? emang enak diumpat2 di pesbuk? emangggg..."

terlalu banyak emang! ya sudah lah, lakukan apa yang kamu mau. kalo aku jadi kamu. aku akan lebih hati-hati ngomong sama bu bos, apalagi curhat ke facebook...

"ya masalahnya, kamu bukan aku!"

buat apa sih, menyimpan dendam di dalam hati? hey, ukur deh... luas hati kamu itu berapa hektar?

setelah berpikir sekian detik, si teman mengurungkan niat membalas makian untuk bu bos di facebook.

kedewasaan seseorang bukan diukur dari usia, tapi dari luasnya hati memafkan.
selamat menjadi orang dewasa!



15 May 2011

SURAT CINTA UNTUK SUAMI

kamu yang belum lama kukenal, tapi mampu memahamiku jauh lebih dalam.
kamu yang nampak menakutkan, namun mampu menaklukan hatiku dengan kelembutan naluri.
kamu yang berseberangan jalan denganku, nyatanya kita mengarah ke matahari yang sama di timur itu.
percaya atau tidak, mau tak mau, sadar sesadar sadarnya, kamulah suami pendamping hidupku.

~perempuan yang kau sebut istri~

MENGENANGMU

aku sedang iseng. sambil menunggu teman di ruang produksi. lalu terpikirkan kamu. dua puluh lima tahun kita bersama. rasanya tak satu pun kenangan indah kau berikan. ehm, aku tak berani bicara keras, takutnya kau mendengar ucapanku. aku tahu, kamu ada disini (barangkali). mengikutiku. atau ingin menghantuiku, ah itu tak mungkin.
mengingatmu, tak ingin setetes air mataku jatuh. aku tahu, kau cukup sedih sekarang. padahal dulu, kau selalu buat orang-orang sedih.
aku ingin segera pulang, meminta pada Tuhanku. agar kau diselamatkan di alam itu. Jangan menangis ya Bapak, kan kupanjatkan doa untukmu.


APAKAH CINTAKU ME(-...-)MU?

sayang,
apakah cintaku mencekikmu? melukaimu? menyesakkan dadamu? menghimpitmu? merampas kebebasanmu? membuatmu tak berdaya? atau apa?
cintaku memang kejam, kasar, jahat, kuasa, bahkan luar biasa sadis!
cinta liar yang egois... itulah cintaku


THANK YOU

jika bisa, aku akan berterimakasih pada putaran bumi dari barat ke timur, sehingga terlaksana pagi dan malam. lalu hari menjadi minggu, mengantarku pada usia tua.     trimakasihku untuk setiap tetes air yang mengalir, membasahi badanku yang bau keringat pengat. meluruhkan debu, merasuki kulitku lewat celah pori, dan mengetuk otakku yang tertidur, sambil menyapa 'wake up'     tak terlupa untuk semua pekerjaan yang menguras isi otak. mengentalkan yang seharusnya encer. mengobrak-abrik rangkaian tulangku, membuatku terus mengeluh : LELAH, tapi dengan begitu, aku ingin tidur pulas, lalu kembali lelah esok harinya.


MENANGISLAH

menangislah, jika itu satu-satunya cara segarkan hatimu dari penat. Menangislah, bila menurutmu tangisan adalah teman ngobrol kala kau ingin curhat. Menangislah, untuk sesuatu yang kau cintai. Dan, simpanlah tangismu, ketika kau terluka oleh cintamu. 

SEBUAH NASEHAT

cepatlah dewasa, maka kau akan tahu dunia itu seperti apa
karena kau salah menilai, saat pertama menerobos gerbang vagina,
sesungguhnya kau belumlah terlahir
tunggu hingga sepuluh atau duapuluh tahun kedepan,
maka itulah hidupmu!
tahukah, racun dunia telah mengintaimu
tak perlu kau cemaskan, aku disini sedia untukmu,
menantimu.