05 July 2016

Bukan Penakut, Tak Sama Dengan Pemberani

Yang tidak kamu ketahui tentang saya adalah, saya bukan seorang penakut. Bukan penakut itu beda dengan pemberani ya. Saya memang tak seberani jagoan, tapi saya tak pernah takut. Saya selalu yakin dengan apa yang saya kerjakan. Meski kadang sedikit cemas jika akan menjumpai masalah, tapi saya tak pernah takut berkonsultasi.

Itulah yang saya maksud tak pernah takut. Tak ada yang sulit, jika saya bukan penakut. 

Saya punya cerita, semoga bermanfaat untuk kamu. Saya melihat seseorang yang tidak disiplin di tempat kerja. Saya sampaikan kepada HRD dan hasilnya Nol. Saya sampaikan ke pimpinan diatas saya, hasilnya juga Nol. Kemudian saya berfikir, jika saya hanya membiarkan seseorang di lingkungan kerja saya menjadi tidak disiplin, dampaknya akan berpengaruh terhadap kinerja satu kantor. Apalagi seseorang ini adalah posisinya diatas saya. Maka saya berniat menyampaikan ke Pimpinan yang lebih tinggi.

Sementara teman saya lainnya melarang saya untuk tidak melakukan hal tersebut karena akan menimbulkan masalah. Namun bagi saya, jika tidak diproses maka akan menimbulkan masalah juga, dampak lebih besar bagi perusahaan.

Maka saya memutuskan akan menyampaikan masalah tersebut ke pimpinan yang lebih tinggi lagi, dan jika tidak direspon juga, disana saya harus mengambil sikap sesuai idealisme saya "Jangan Takut". Jangan takut untuk meninggalkan sesuatu yang tak benar, karena segala usaha untuk memperbaikinya tak berhasil. Daripada saya terkena virus tidak disiplin, maka lebih baik memang keluar dari lingkungan tidak sehat tersebut.

Jika kamu jadi saya, apa yang akan kamu lakukan?