05 July 2016

Bukan Penakut, Tak Sama Dengan Pemberani

Yang tidak kamu ketahui tentang saya adalah, saya bukan seorang penakut. Bukan penakut itu beda dengan pemberani ya. Saya memang tak seberani jagoan, tapi saya tak pernah takut. Saya selalu yakin dengan apa yang saya kerjakan. Meski kadang sedikit cemas jika akan menjumpai masalah, tapi saya tak pernah takut berkonsultasi.

Itulah yang saya maksud tak pernah takut. Tak ada yang sulit, jika saya bukan penakut. 

Saya punya cerita, semoga bermanfaat untuk kamu. Saya melihat seseorang yang tidak disiplin di tempat kerja. Saya sampaikan kepada HRD dan hasilnya Nol. Saya sampaikan ke pimpinan diatas saya, hasilnya juga Nol. Kemudian saya berfikir, jika saya hanya membiarkan seseorang di lingkungan kerja saya menjadi tidak disiplin, dampaknya akan berpengaruh terhadap kinerja satu kantor. Apalagi seseorang ini adalah posisinya diatas saya. Maka saya berniat menyampaikan ke Pimpinan yang lebih tinggi.

Sementara teman saya lainnya melarang saya untuk tidak melakukan hal tersebut karena akan menimbulkan masalah. Namun bagi saya, jika tidak diproses maka akan menimbulkan masalah juga, dampak lebih besar bagi perusahaan.

Maka saya memutuskan akan menyampaikan masalah tersebut ke pimpinan yang lebih tinggi lagi, dan jika tidak direspon juga, disana saya harus mengambil sikap sesuai idealisme saya "Jangan Takut". Jangan takut untuk meninggalkan sesuatu yang tak benar, karena segala usaha untuk memperbaikinya tak berhasil. Daripada saya terkena virus tidak disiplin, maka lebih baik memang keluar dari lingkungan tidak sehat tersebut.

Jika kamu jadi saya, apa yang akan kamu lakukan? 

11 June 2016

RAHASIA


Setiap orang pasti punya masalah. Tak ada yang bebas dari masalah. Seorang teman datang kepada saya bercerita tentang masalahnya, saya hanya mendengar, kemudian dia memberi warning, "Jangan bilang siapa-siapa ya... ini hanya kamu yang tahu." Lalu saya berfikir bahwa saya menjadi seseorang yang penting karena dipercaya teman saya menyimpan rahasianya.

Beberapa hari kemudian, seseorang yang lain mengetahui rahasia teman saya yang curhat. Lalu si teman yang curhat menanyakan ke saya, "Kamu cerita ke dia tentang rahasiaku?" Saya bilang tidak, karena kamu berpesan bahwa itu rahasia. 

Namun, teman saya yang curhat itu masih terus saja merasa bahwa saya yang bercerita ke orang lain tentang rahasianya. Kemudian saya berfikir bahwa tak lagi menjadi orang penting karena menyimpan rahasianya, justru saya menyesal telah mengemban tugas menjaga rahasianya.

Pelajaran penting yang saya dapatkan, Rahasia adalah momok. Seperti hantu yang membayangi. Saya tak lagi mau menyimpan rahasia siapapun. Ketika seseorang bilang, "Ini rahasia hanya kamu yang tahu" maka saya akan segera menolak untuk mendengarnya.

03 June 2016

Hilang Dalam Sendiri


Saya tahu. Tak mudah untuk menyelesaikan semuanya dengan sendiri. Saya melampaui batas untuk menjadi pribadi yang menganggap diri mampu mandiri.

Saya menyemangati diri dengan sendiri. Memeluk diri dengan pelukan sakit. Menyeka air mata tanpa kesudahan. Membunuh sepi dengan tawa hampa tanpa skenario guyonan orang lain. Saya
menciptakan sendiri.

Pada hari itu, saya menjumpai diri kelelahan. Tertidur diujung ketiadaan. Mencampakkan diri sendiri seakan tak pernah bisa menjadi hebat. Sementara diluar saya, mereka sedang memuji saya habis-habisan.

Saya telah sampai pada klimaks. Menjadi tak berdaya. Saya hilang dalam jalan kesendirian yang tak memberikan jawaban. Satu-satunya pelukan pengobat kecemasan adalah perbincangan kecil antara saya dan saya.

Hilang.

31 May 2016

Si Junior Yang Senior

Sudah genap dua tahun saya bekerja sebagai marketing promosi resto. Menjadi seorang marketing bukanlah hal baru bagi saya. Sejak lulus SMA dan bekerja di Radio, selain menjadi penyiar radio saya juga seorang marketing onair dan offair. Jadi jika dikatakan junior... tidak juga, tapi di resto ini saya memang junior.

Junior dan Senior seharusnya disematkan untuk status pengalaman dalam profesionalitas, bukan masa kerja. Ada juga seorang yang bekerja cukup lama namun tak mengalami kenaikan dalam jenjang karirnya, maka tak bisa disebut senior. Senior adalah kelas bagi seseorang yang dianggap lebih ahli atau mahir dalam bidangnya, dan sudah cukup mampu membimbing orang dibawahnya yaitu junior. 

Masih banyak yang salah dengan penempatan senior dan junior. Kita terjebak pada ukuran waktu dan masa kerja, bukan pada profesionalitas pekerjaan. Barangkali saya kalah senior ya dengan anak buah saya yang bekerja baru 5 bulan. Yuk koreksi diri :)

07 May 2016

Good Bye Me

Untuk ketiga kalinya saya merasa kehilangan. Dan selanjutnya, saya tak ingin lagi memiliki. Good Bye.

26 April 2016

Anggap Saja Saya Sendiri

Alasan apa yang membuat seorang anak dilatih mandiri, mulai dengan memakai baju sendiri, makan sendiri, kemudian menjelang remaja dibuatkan kamar sendiri supaya berani tidur sendri, belajar berkendara mulai dari naik sepeda lalu motor hingga menyetir mobil sendiri. Hanya satu alasan yang paling mendasar yaitu supaya tidak bergantung pada orang lain.
Saya masih ingat, waktu kecil dulu Bapak mengajari saya naik sepeda. Bapak meminjam sepeda tetangga, memaksa saya belajar naik sepeda. Sering jatuh hingga dengkul menjadi lecet dan tak cantik. Bapak mengajarkan supaya saya bisa melaju kencang tanpa bergantung padanya.
Terimakasih Bapak.
Lalu Ibu saya mengajari saya memasak sayur asem. Mulanya tak enak, tapi pada akhirnya saya bisa memasak sayur asem. Untuk apa Ibu mengajari saya memasak? Supaya saya bisa menjadi manusia yang berguna kelak, memasak makanan untuk saya sendiri, untuk dirinya, dan tentunya untuk suami saya.
Terimakasih Ibu.
Hari ini saya juga memikirkan tentang pelajaran apa yang harus saya kuasai. Yaitu memasang tabung gas. Selama ini suami saya yang memasangnya. Saya tak pernah ingin tahu urusan gas dan tabung, karena ngeri melihat berita di TV tentang tabung gas meledak juga tentang kebakaran akibat kebocoran kompor gas.
Kemarin, suami saya pergi pamitnya bekerja, hingga siang ini belum kembali. Sementara tabung gas saatnya diganti. Saya meminta tolong penjual tabung gas untuk memasangnya, namun tak berhasil. Hingga siang suami tak bisa dihubungi. Saya tak mau nekat menyentuh tabung gas. Saya masih takut dengan berita TV tentang tabung gas meledak juga tentang kebakaran akibat kebocoran kompor gas.
Maka saya biarkan tabung gas tak terpasang. Saya menghubungi teman menanyakan apakah dia bisa memasangkan tabung gas di rumah saya, katanya belum bisa hari ini karena masih bekerja. Sementara anak-anak saya minta telur goreng.
Baiklah, saya akan belajar cara memasang tabung gas. Sehingga saya tak lagi bergantung kepada orang lain.
Terimakasih pelajaran hari ini sangat berarti.
Jika begini, masihkah lelaki dan perempuan dibedakan? Patutkah lelaki menolak mencuci baju hanya karena dia lelaki? Think again :)

20 April 2016

Permata Hati

Tak banyak yang berubah dari saya. Masih suka kopi dan sesekali ingin menyendiri. Yang berubah adalah sekitar, yang selalu berputar seperti gasing dan saling bersaing. Mereka terus ingin dipacu pada landasan yang nyata dipandang mata. Ingin dianggap ada diantara manusia dalam fana.

Saya masih percaya bahwa sendiri lebih baik dari berdua. Mungkin bersama-sama akan menciptakan bahagia, tapi saya teramat takut untuk berdua. Ketika mata menatap mata, saling mengawasi, terus memandangi, ada yang dijerat dalam dekap. Itu menyiksa.

Dengan sendiri, ada banyak ruang bagi saya untuk menghidupkan nyawa-naywa yang tak diakui keberadaannya. Saya percaya, ada sekumpulan manusia kerdil yang terus membuntuti, ingin menjadi bagian hidup saya, ingin menemani disaat hari-hari terasa sepi. 

Mungkin dialah permata hati, tak terlihat namun meneduhkan. Selamat Hari Kartini, jangan takut sendiri.

24 March 2016

Cara Menghadapi Komplain Konsumen

Komplain adalah sebuah pesan dari pelanggan atau konsumen atas ketidakpuasannya terhadap product baik barang ataupun jasa yang diberikan oleh perusahaan. Tentunya tak ada satupun perusahaan yang tak pernah mendapatkan komplain dari konsumennya. Dengan banyaknya komplain sebenarnya memberi kontribusi yang besar pula terhadap perbaikan dari layanan sebuah perusahaan. Lalu bagaimana cara yang tepat mengatasi komplain dari konsumen?

Pelayanan yang baik.
Memang setiap perusahaan diwajibkan memberi pelayanan yang baik kepada seluruh konsumen tanpa melihat strata ekonomi. Merespon komplain dengan bijak sangat diperlukan bagi sebuah perusahaan tentunya dengan mengikuti standar perosedur yang sudah ditetapkan oleh manajemen.

Memberikan Feed Back.
Ternyata memberi pelayanan yang baik saja tak cukup, maka perusahaan wajib memberikan feed back atau respon setelah adanya komplain. Contoh : Jika seseorang komplain atas pelayanan jasa perusahaan maka perusahaan melakukan tindakan nyata dan memberikan info kepada konsumen yang komplain bahwa saran dan kritiknya telah dijalankan dan menindak PIC yang tidak memberikan pelayanan yang baik tersebut.

Masih banyak cara yang baik untuk menangani sebuah komplain disesuaikan dengan jenis komplain dan konsumennya.

22 March 2016

Memaksimalkan Social Media untuk Promosi

Sudah pernah dengar istilah Food Blogger? Belakangan food blogger menjadi tren baru dalam berpromosi sebuah restaurant. Bagi pelaku food blogger, ini selain hobi juga bisa menjadi profesi. Apalagi jika cara mengulasnya tidak berkesan mengiklan. Mengingat masyarakat saat ini sudah sangat cerdas maka iklan sepertinya tak lagi dipercaya, maka testimoni yang bersifat obyektif sangat dipercayai oleh msyarakat (baca : customer).

Bila dibandingkan dengan biaya iklan fisik (spanduk, billboard, brosur, dll) social media adalah iklan yang sangat murah dan dampaknya melebihi iklan fisik. Hal tersebut terjadi mengikuti perilaku manusia yang sangat bergantung terhadap tekhnologi yaitu gadget dan social media.

Bukan lagi kita menghitung berapa lama manusia memegang hand phone, tapi berapa lama manusia bisa tak pegang hand phone. HP ini menjadi sesuatu yang sangat penting. Komunikasi berkembang pesat tak hanya call dan text tapi sudah melebihi itu.

Maka perusahaan yang ingin berkembang pun harus peka terhadap pergeseran kebiasaan manusia ini. Tak heran jika akhirnya muncul istilah 'Mbah Google' karena Google dipercaya bisa memberi jawaban untuk semua pertanyaan kita.

Mencari sesuatu (barang), informasi lokasi, translate, dan masih banyak lagi yang bisa disediakan oleh kecanggihan Google. Lalu bagaimana kita bisa menangkap peluang social media untuk memasarkan sebuah product?

1. Jangan menggunakan terlalu banyak social media. Pilih saja yang benar-benar cocok dengan jenis product yang ingin dipasarkan. Misalnya tentukan 3 social media yaitu : Facebook, Twitter, dan Instagram.

2. Konsisten untuk posting. Kita tak harus setiap jam posting di social media, karena itu bisa menjenuhkan bagi orang yang membacanya. Tentukan saja, misalnya 2 kali posting sehari dengan tema yang sudah di plan.

3. Jangan melulu iklan. Seperti yang saya sampaikan diatas, masyarakat kita sudah muak dan bosan dengan iklan. Kita harus bisa merubah iklan tersebut menjadi bahasa provokasi dengan cara lebih halus dan bukan memaksa.

Selamat mencoba dan tunggu tips selanjutnya.

15 March 2016

Tips Supaya Meeting Menjadi Menyenangkan

Meeting seharusnya menjadi sesuatu yang sangat penting. Maka harus dikemas sedemikian rupa supaya peserta meeting menjadi nyaman. Meeting yang tidak efektif dapat diatasi hanya dengan membenahi 5 menit pertama dan terakhir.

Komik standup comedy tampil dengan filosofi sebagai berikut: buka dengan kuat, tutup dengan kuat. Dengan menerapkan filosofi yang sama untuk mengadakan meeting, kamu akan mendapatkan interaksi dan keterlibatan yang lebih baik dengan peserta meeting.


Membuat contoh enerjik dari awal.

Jika kamu menginginkan keterlibatan yang lebih baik dari tim, kamu perlu menunjukkan sikap yang bersemangat dimulai sejak anggota tim memasuki ruang meeting. Sebagai makhluk yang penuh empati, anggota timmu akan merefleksikan tingkat energi dan mood yang kamu tunjukkan dalam waktu sepersekian detik. Mereka akan melihatmu dan akan langsung berasumsi meeting akan berjalan dengan baik atau membosankan.


Berinteraksi dengan seluruh hadirin di ruangan.

Beberapa orang terbiasa memulai meeting dengan membacakan agenda, dan lainnya menunduk membaca agenda, tidak membuat kontak mata sehingga tidak berinteraksi. Padahal, tujuan dari meeting tatap muka adalah bertemu dengan tatap muka. Usahakan untuk membangun dan memelihara interaksi dimulai sejak awal sehingga tercipta lingkungan rapat yang kolaboratif. 


Ingatkan setiap orang tentang misi yang lebih besar.

Jangan terpaku menghitung pada setiap menit yang telah lewat sehingga kamu melupakan tujuan utama meeting. Ingatkan setiap orang bahwa mereka bekerja untuk menuju tujuan yang lebih tinggi. Bagaimana agar meeting ini sesuai dengan visi keseluruhan, membantu perusahaan, atau memberi keuntungan pada tim? Kamu akan mendapatkan keterlibatan yang lebih baik jika setiap orang dapat memahami tujuan meeting.

Memberi langkah-langkah tindakan.

Sebelum menuju pertemuan selanjutnya, pastikan setiap orang mengetahui apa saja langkah yang harus mereka lakukan. Daripada mendelegasikan tugas dengan membacakan tugas apa akan dikerjakan siapa, coba tanyakan pada setiap orang di dalam ruangan tanggung jawab apa yang mereka emban berdasarkan hasil meeting. Hal ini akan membantu menyamakan persepsi anggota meeting dan memberimu kesempatan untuk mendengarkan dan mengamati. Perhatikan apa yang mereka sampaikan dan bagaimana mereka mengatakannya, apakah bahasa tubuh mereka kongruen dengan apa yang mereka katakan? Ini kesempatanmu untuk menemukan ketidaksesuaian lebih awal.


Akui keberhasilan.

Pengakuan dan penghargaan merupakan bagian penting dari membangun budaya positif. Sangat mudah bagi kita untuk terjebak deadline, namun kita jarang mengapresiasi keberhasilan melewati tantangan tersebut bahkan hanya dengan ucapan selamat. Setelah satu urusan selesai, kita akan segera berpindah untuk menyelesaikan urusan yang lain. Pengakuan dan pujian kepada tim harus menjadi bagian dari agenda pada setiap meeting. Kamu dapat selalu menemukan seseorang melakukan sesuatu yang baik. Ucapan, “Ide yang bagus, Charlie!” atau “Terima kasih atas kerja kerasmu John!” terlihat sederhana namun dapat berdampak positif pada jalannya meeting maupun performa tim itu sendiri. 

Akhiri meeting dengan mantap.

Sama seperti saat kamu mengawali meeting dengan membuat koneksi dengan tim, kamu harus mengakhiri dengan cara yang sama. Pikirkan apa yang akan kamu katakan di akhir pertemuan. Idealnya, kata penutup kamu akan mencerminkan sambutan di awal pertemuan. Jadikan kata penutup untuk memperkuat tujuan dan kesimpulan pertemuan yang telah dilakukan.

14 March 2016

Social Currency Is?

Do you know about social currency?
In their study on social currency, the consulting company Vivaldi Partners defined social currency as the extent to which people share the brand or information about the brand as part of their everyday social lives at work or at home. This sharing helps companies to create unique brand identities and earn permission to interact with consumers or customers. In today’s age, building social currency is an important investment companies can make to create value for themselves. Social Currency moves social initiatives and campaigns beyond marketing and communications efforts to impacting and changing entire industries and categories. Consumers and customers will benefit as well as they increasingly participate in social platforms, and use social technologies.

Social currency can be divided into six dimensions or levers:

It is about creating a sense of community and by that a strong affiliation between customers, consumers and users of a brand. Having social currency increases a brand’s engagement with consumers and interaction with customers, and by that adding to the customer conversation around the brand, it grants access to information and knowledge, which is being shared within the customer base. Belonging to a group also helps users of a brand to grow personally by accessing new utility and also developing their own identity in the respective peer group. A strong attachment to a brand will also be a core driver for an active advocacy recommending or even defending the brand.

13 March 2016

Tips Menjadi Food Blogger




Dunia internet di Indonesia memang sedang berkembang dengan sangat signifikan beberapa tahun belakangan. Pengguna internet di Indonesia sendiri sudah mencapai angka lebih dari 38 juta dan didukung dengan perkembangan ekosistem smartphone yang sejalan juga. Hal ini berdampak pada munculnya kesempatan ranah pekerjaan baru bagi masyarakat.

Jika Anda tertarik untuk mendalami hobi di bidang kuliner dan berniat menggunakan media sosial, berikut kami sajikan enam hal utama yang harus diperhatikan untuk beralih menjadi food blogger. Kami juga mengambil kutipan dari salah satu pelaku bisnis di ranah ini. 



1. Bukan hanya sekedar food reviewer.
Setiap orang memang dapat melakukan ulasan terhadap makanan yang disajikan di restoran manapun. Namun cara kerja seorang food blogger tidak demikian. Beberapa dari food blogger juga harus melakukan banyak studi dan percobaan langsung di dapur. Dengan hal tersebut mereka mengetahui seluk-beluk dari setiap bumbu dan bahan masakan. Selain itu, mereka juga kadang menerima pesanan dari setiap karya yang dihasilkan melalui blog atau media sosial. Kemampuan tersebut diaplikasikan dalam keseharian mereka dengan melakukan ‘sesi pemotretan’ makanan. Jadi, food blogger tidak hanya asal mencicipi atau mengomentari makanan. 




2. Hobi atau pekerjaan utama? Yang penting penghasilannya lumayan.
Ada yang sekedar hobi dan ada pula yang mendalaminya sebagai pekerjaan. Sebagai pekerjaan, seorang food blogger bisa mendapat penghasilan yang sangat lumayan. Syarat utama bila ingin menjadi pekerjaan, seorang food blogger harus memiliki kemampuan tambahan yang mumpuni, seperti fotografi dan teknik menata makanan agar selalu terlihat cantik saat di-posting ke akun media sosial. Hal lainnya yang tidak kalah penting adalah harus selalu memiliki ide, inovasi, konsistensi, dan kreatifitas dalam menentukan tema dari blog yang dimiliki. 

3. ‘Senjata’ yang harus dimiliki adalah?
Setiap melakukan kunjungan ke sebuah restoran, seorang food blogger memiliki ‘senjata’ utama. Andrie berpendapat bahwa senjata tersebut minimal adalah sebuah kamera, baik itu kamera digital maupun dari smartphone. Peralatan lain biasanya adalah PC dan koneksi internet untuk melancarkan kegiatan posting di blognya. Meski hanya berbekal smartphone dan perangkat lainnya, rasanya semua orang dapat mendalami ladang food blogger. Namun yang membedakan, mereka telah dibekali dengan berbagai edukasi dan pelatihan seputar makanan yang kami bahas di poin sebelumnya. 



4. Seberapa penting peranan media sosial? 
Media sosial menjadi sebuah medium penting dalam dunia food blogger. Terlebih bila yang ingin memonetisasi hobinya tersebut, media sosial menawarkan fungsi jaringan tidak terbatas secara mudah dan juga murah. Media sosial yang pertama kali mereka gunakan untuk berkomunikasi adalah Facebook, lalu merambah ke Twitter dan Instagram. Mereka juga akan melakukan ekspansi dengan meluncurkan aplikasi mobile dalam beberapa waktu ke depan. 

5. Langsung posting di tempat atau?
Menjadi food blogger dibutuhkan ketelitian setiap melakukan kunjungan atau sebelum memajang posting di blog. Sehingga Andrie mengatakan bahwa biasanya posting di blog dilakukan setelah melakukan kunjungan di suatu restoran karena banyak detail lain yang harus disiapkan, seperti foto dengan kualitas gambar yang mumpuni, susunan artikel yang rapi, dan detail informasi yang tepat. Sedangkan bila hanya foto atau sedikit sentuhan komentar di media sosial, mereka akan melakukannya langsung di restoran, karena bisa dilakukan secara mudah dan tidak membutuhkan banyak waktu. 


6. Jadi, apa untungnya bagi pelaku bisnis di industri makanan?
Dunia food blogger di Indonesia, sudah semakin jauh berkembang dan kompetitif. Kini semakin banyak vendor di industri makanan dan restoran yang melakukan kerja sama dengan food blogger. Alasannya adalah pengguna media sosial di dalam negeri lebih menyukai hasil review yang jujur dan ‘tidak terlalu iklan’. Lebih hebatnya lagi, beberapa negara dan kota memilih untuk menggunakan jasa review dari para food blogger melalui dinas pariwisata yang dimiliki untuk mempromosikan daerah tersebut.

11 March 2016

Omah Sinten Heritage Hotel & Resto Solo


Baru sekali datang ke Omah Sinten Heritage Hotel & Resto Solo, itu pun pada saat transit sebentar dari perjalanan Yogyakarta ke Madiun. Teringat saya punya teman di Solo, makanya kita janjian makan siang di Omah Sinten. Dari segi bangunan, Omah Sinten ini kental dengan budaya Jawa dan beberapa peninggalan kolonial Belanda. Pada saat itu saya mencoba menu Gado-Gado dan Wedang Tape. Sebelum makanan datang, waiter menyajikan jajanan free yaitu singkong merah. 



Secara pelayanan di Omah Sinten ini baik. Bangunan dan interior bagus. Memang harga menu makanan disini tak murah, karena target pasar mereka adalah wisatawan luar (bule) yang sedang berlibur di Solo. Maka tak heran jika disini terdapat banyak peninggalan budaya nenek moyang untuk disuguhkan kepada wisatawan.



Gerhana Matahari Total 2016



Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.


Gerhana matahari dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu : 


Gerhana total 
Terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari. 


Gerhana sebagian
Terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.


Gerhana cincin

Terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.


Gerhana hibrida

Bergeser antara gerhana total dan cincin. Pada titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana hibrida relatif jarang.

08 March 2016

Mengapa Harus Menikah (1)


Mengapa harus ada pernikahan? 

Saya menikah usia 24 tahun. Jika sesuai umur sudah pas. Namun dalam hati saya belum siap. Ibu mintanya saya cepat nikah. Ya pantas saja, secara histori keluarga, tak ada perempuan dalam silsilah keluarga saya (mulai dari Mbah Buyut sampai kakak perempuan saya) yang menikah setelah usia 22 tahun. Dulu, waktu saya 22 tahun juga sudah dipaksa-paksa cari pacar dan menikah. 

Pernikahan itu perlu, bagi yang membutuhkan. 

Lalu saya dengan tergesa-gesa mencari pasangan, padahal baru saja putus dengan pacar yang menurut saya belum berjodoh. Hingga dibantu teman-teman terdekat dicarikan kenalan, supaya saya punya pacar. Sementara saat itu saya sedang gila kerja. Lagi hobi banget nambah saldo tabungan.

Menikah untuk siapa?

Kemudian saya dikenalkan pada seorang lelaki, yang sekarang menjadi suami saya. Saya menikah untuk sebuah kebutuhan, bukan kebutuhan saya, tapi atas kebutuhan "pandangan masyarakat". Pandangan tentang usia perempuan 24 tahun sudah saatnya menikah. 

Hidup pura-pura dimulai dari pernikahan!

06 March 2016

Kuliner Kopi Nusantara

Belum lama ini saya posting tempat ngopi baru tapi merk lama, yaitu Luku Coffee House. Yang sebelumnya adalah Markas Kopi, pindah lokasi menjadi Luku Coffee House. Namun itu tak bertahan lama, karena baru kemarin Jumat, saya juga menghadiri opening cafe baru bernama Nusantara Coffee House, yang tak lain adalah Markas Kopi. Karena memang bukan jodoh, Luku Coffee House sudah tak menyajikan kopi ala "Markas Kopi" yang identik dengan Samekto, bartender gondrong berbadan tambun.

Bersama teman-teman yang sama menyukai budaya ngopi, saya ikut tenggelam dalam suasa 'cafe' modern nan cantik. Saya sih suka dengan interior nya yang mayoritas menggunakan kayu pinus warna coklat muda, dinding putih penuh dengan gambaran karikatur sang pelukis Madiun "Bobby Jagger".

Menu yang disajikan hampir sama dengan Luku Coffee House. Pertama saya masuk langsung disambut dengan bartender serta barista sedang meracik kopi. Sangat apik disainnya. Disampingnya ada live musik, masih teman-teman saya juga yang perform malam itu, yaitu Daniel - pentolan Gemintang Kirana, yang hits di medsos (coba cek di youtube nya Gemintang Kirana).

Saya bersama Wido dan Dewan. Saya memesan Kopi Arabica method V60. Wido memesan Kopi Robusta Drip, dan Dewan memesan Moka Pot Arabica. Soal kopi, saya tak berkomentar banyak, karena ini kopi lawas yang dirancik oleh barista kawakan juga, rasanya sudah cocok bagi saya.

Malam itu pengunjung sangat ramai, kebanyakan adalah pelanggan lama yang merindukan kopinya Markas Kopi. Sambil menyeduh kopi pesanan pelanggan, Samekto berharap tak akan pindah-pindah lagi. Amin :D 




Kuliner Soto Areng Boyolali

Soto areng adalah menu andalan di warung makan Gemah Ripah, Jl. Pahlawan Madiun. Untuk pecinta kuliner bisa mencoba soto areng ini, harganya Rp 7.500 / porsi. Mangkuknya memang kecil namun pas untuk makan siang. Ada soto ayam dan soto daging. Tersedia juga lauk seperti usus, rempela ati, tahu dan tempe. Lokasinya sangat strategis dipinggir jalan utama, yaitu Jalan Pahlawan Madiun.

21 February 2016

Kulineran ke Ponorogo di Angkringan Gayeng

Ponorogo punya cafe yang asik nih, dengan siasana sawah. Namun menu yang disajikan sangat biasa sekali, yaitu menu angkringan nasi bungkus (nasi jotos atau nasi kucing). Dilengkapi wifi dan fasilitas colokan membuat saya betah disini. Minumannya lumayan, harga terjangkau untuk kelas menengah ke bawah. Pelayanan kurang cepat dan tidak ramah. Tapi kalau mau nyobain boleh deh hehe. Alamatnya di Jalan Anggrek (Barat Jalan Baru) Ponorogo.

(sumber foto : makansamasepti.blogspot.co.id)