06 December 2015

Tuhan Itu Maha Baik

Ibu Saya dan Frans Jericho
Pelajaran penting yang saya dapatkan hari ini adalah, ketika ibu saya mengatakan bahwa dia adalah pemboros. Dan saya terkejut kenapa ibu bilang begitu. Lalu dia bercerita.

"Ibu merasa boros karena memakai uang laba jualan pulsa untuk bayar arisan dan cicilan. Kalau ibu ngga jualan pulsa, mungkin pengeluaran ngga sebanyak itu. Ibu minta maaf"

Saya termenung sejanak, mencoba mencerna kata-kata ibu. 

Saya percaya Tuhan mengerti apa yang kita butuhkan. Tuhan membantu kita menyelesaikan masalah (termasuk keuangan) bukan dengan menjatuhkan uang segepok, tapi dengan cara yang tak kita sangka. Saya menyebutnya rencana Tuhan itu indah. Dengan modal 100 ribu rupiah, saya meminta ibu saya untuk kulak saldo, lalu berjualan pulsa. Satu bulan berlalu, laba penjualan pulsa sudah mulai nampak yaitu 90 ribu. 

Bulan selanjutnya saya tambah modal 100 ribu lagi, keuntungan menjadi berlibat hingga hari ini sudah menjadi 300 ribuan labanya. Karena kebutuhan, ibu saya memakainya untuk kebutuhan pribadinya seperti beli bedak, bayar arisan, bayar cicilan, dll. 

Dan hari itu ibu mengakui bahwa dirinya telah melakukan pemborosan. Saya lalu tersenyum pada ibu dan mengatakan, "Tuhan tahu kebutuhan ibu. Melalui rejeki yang saya dapatkan, untuk modal pulsa, dan memenuhi kebutuhan Ibu."

Ibu, saya ngga marah bahkan ingin meminta kembali uang laba penjualan pulsa tersebut. Saya merasa bersyukur karena menajdi berguna bagi ibu. 

19 October 2015

Menulis Blog. Really?


Menjadi penulis itu perlu waktu panjang dan ribet.

Enggak juga lho. Banyak penulis memulai awal karirnya dari Blog. Ini merupakan wadah buat kamu yang ingin menuangkan bakat menulis. Cara daftarnya mudah, yang agak susah adalah maintenance blog. Biar kamu betah sama blog kamu, bikin template dan tema yang menarik. Kalau bisa sesuaikan dengan bidang yang kamu kuasai. Misalnya kamu hobi memasak, yaudah bikin saja blog yang isinya khusus resep masakan atau tips memasak. Dijamin ngga akan bosan dengan blog kamu, karena passion kamu ada disitu. 

Dari tulisan-tulisan yang sudah kamu posting di blog, jangan lupa kaitkan dengan social media sepeti facebook, google+, dan twitter. Supaya teman-teman kamu tahu dan membaca isi blogmu lalu memberikan feedback, saran, dan kritikan. Dengan begitu blog jadi hidup. Bagus lagi jika kamu memiliki follower atau pelanggan blog. Wah makin semangat posting (nulis blog). 




Jika sudah banyak postingan di blog, lalu buat apa?

Kan, katanya ingin punya buku, ini langkah awal menulis di buku. Kamu bisa ambil beberapa tulisan di blog dan di edit supaya enak dibaca dalam halaman buku. Untuk mencetak ke dalam buku memang membutuhkan persiapan yang banyak, seperti menyiapkan editor, layout, dan designer cover. Tapi jangan patah semangat, mulai lah dari menulis blog.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk memulai menulis blog?

Sekarang. Buka www.blogspot.com dan daftar sekarang juga. Sebelumnya, siapkan ide apa yang akan kamu tulis dalam blog mu. Pastikan itu bersifat kontinyu, bukan ide acak-acak. Jadi, tetapkan satu ide, misalnya : Cooking, Travelling, Photography, Gadget, Music, Diary, Fashion Style, atau mungkin ide lain yang sesuai dengan hobimu. Sudah jelas kan? Yuk mulai bikin blog dan mulai perjalanan tulisanmu sekarang juga.

10 September 2015

TARGET ADALAH?

Apakah Target itu? 
Setelah saya mencoba searching : Target adalah bagian dari rencana yang sudah disusun secara terukur yang akan dicapai secara nyata dalam jangka waktu tertentu. Memang benar pengertian target seperti itu, namun jika dijalankan dalam aktivitas sehari-hari, kalimat tersebut akan sulit diterapkan. 

Karena manusia memiliki kebiasaan perilaku mencari kemudahan, maka perlu ditentukan angka-angka yang jelas, sehingga kita bisa memantau bahkan memberi sangsi jika tidak memenuhi angka tersebut. 

Nah, apakah angka yang dimaksud dalam bentuk Rupiah, seperti target penjualan 300 juta dalam sebulan. Bukan. Angka 300 juta bukanlah target, namun tujuan yang ingin dicapai.

Lalu target itu yang mana?
Target adalah proses menuju angka 300 juta tersebut. Sebagai contoh seorang sales memiliki target penjualan 300 juta dalam sebulan. Maka normalnya dia harus menjual 10 juta dalam sehari. Jadi apakah 10 juta sehari itulah target? Juga bukan. 

Untuk mencapai 10 juta sehari, seorang sales harus melakukan aktivitas penjualan seperti menawarkan product ke customer. Ya, inilah yang dimaksud target, menawarkan product ke customer. Jika hanya menawarkan saja, tanpa diberikan perhitungan yang jelas, maka akan terjadi penyelewengan terhadap waktu. 

Maka, diciptakanlah SOP (Standar Operational Procedur) bahwa seorang marketing wajib melakukan penawaran sebanyak 20 kali dalam sehari dengan menawarkan product tertentu yang telah disepakati oleh perusahaan. Ini baru yang namanya target. Jadi, sudahkah kamu menjalankan targetmu?

LUKU COFFEE HOUSE


Penyuka kopi boleh merasa kehilangan sejak Markas Kopi tutup. Tapi sekarang sudah terobati sejak hadirnya Luku Coffee House. Karena pemiliknya ternyata sama. Kopi racikan dari tangan barista yang sama, bisa kembali diseduh. Malam ini saya bersama teman-teman mengobati kangen, berkunjung ke Luku Coffee House.


Dengan lokasi yang berbeda, suasana yang lebih asik karena tepat di tengah sawah di Jalan Taman Praja Madiun, dekat Akbid. Kopi arabica dan robusta dengan beberapa metode seduh, ditunjang musik pelan sambil mendengarkan suara jangkrik dari sawah sebelah. Boleh deh, kalau lagi penat langsung ke Luku Coffee House. 

29 August 2015

Mencintaimu Saja


Menjelang usia tiga puluh, tak banyak yang saya harapkan. Jika sebelumnya saya memiliki banyak keinginan - ingin travelling, ingin ngopi seharian di tempat yang tak pernah saya datangi sebelumnya, ingin seharian ngga pakai bra, ingin camping di tepi pantai sambil gitaran sama teman-teman- Nah, sekarang saya tak banyak "ingin". 

Bukan karena energi saya berkurang mengikuti bertambahnya usia. Mungkin karena usia mengantarkan saya pada pemikiran "mana yang lebih penting?" Iya, saya sudah memiliki dua anak lelaki, yang keduanya membutuhkan perhatian dan jaminan keuangan masa depan yang jelas. Saya rubah haluan demi dua anak itu. Saya hanya ingin sehat. Bisa berkarya dan menghasilkan uang, sebagai jaminan masa depan anak-anak. 
Saya lupa, kapan terakhir kali piknik! Ah itu ngga penting :D

24 August 2015

Positif Thinking & Olahraga, Kunci Awet Muda

Long time no see!
 
 Setiap orang selalu mengatakan kata-kata tersebut ketika berjumpa dengan seseorang yang lama tak ketemu. Sama halnya dengan saya, sering kaget ketika ketemu sama teman yang sudah lama nggak ketemu. Kaget karena banyak sekali perubahan. Mulai penampilan (style), profesi, dan kebanyakan soal ukuran berat badan, hehe. 

Masih belum lama, saya ngumpul bareng teman-teman SMA, bertepatan dengan Lebaran tahun ini, maka disepakati harus bisa datang, karena sudah hampir setahun ngga ketemu. Wajar jika banyak yang basa-basi menanya soal pekerjaan sekarang apa? Sudah nikah belum? Anaknya udah berapa sekarang? dan bla bla bla...

Tapi ada satu pertanyaan dari beberapa teman, "Kok kamu masih keliatan kayak anak SMA?" Hahaha... Ini pertanyaan yang bikin saya besar kepala. Sementara saya datang bersama suami dan dua orang anak saya.



Menjadi tua sudah pasti, tapi jiwa harus tetap dijaga supaya terus muda. Meremajakan pemikiran dengan hal-hal positif adalah salah satu yang saya utamakan. Gampang sekali caranya, selalu bergaul, berkomunikasi dengan banyak orang tanpa pandang usia, karena membantu kita dalam berpikir lebih terbuka. Lalu jangan lupa olahraga. Saya giat olahraga sejak SMA sebenarnya, lalu sempat berhenti karena punya anak, dan sibuk bekerja. Tapi suami selalu mengingatkan, untuk rajin olahraga, maka saya kembali rutin olahraga dengan daftar member Gym. 

Ternyata, ketekunan dan niat yang kuat memberikan dampak yang luar biasa. Thanks buat suami saya yang selalu menyemangati untuk berolahraga!

06 July 2015

Jatuh Cinta Sama Lumpia

Saya memang paling suka makan. Terutama makanan rasa asin gurih, dan agak spicy lebih suka lagi. Semacam keberuntungan, karena sekarang saya bekerja di sebuah Restoran yang memiliki banyak cabang. Beruntungnya, saya punya banyak kesempatan mengenal rasa makanan, mulai dari Masakan China, Jawa, Steak, Pasta, semuanya wajib saya cicipin.


Nah, ada beberapa makanan lebih tepatnya snack yang membuat saya jatuh cinta, dan selalu pesan itu setiap kali hang-out sama teman-teman. Yaitu Lumpia. Lumpianya lembut, dan selalu hangat saat disajikan. Dilengkapi cocolan sambal Bangkok makin kerasa spicy nya.

Mungkin gara-gara saking enaknya, akhir-akhir ini setiap kali saya order selalu kehabisan. Jadi untuk mensiasatinya, saya harus pesan dulu by phone, untuk mendapatkan Lumpia itu. Wah gilak nih. Harganya juga ngga mahal lho, cuma 5 ribu per porsi isinya 2 buah, dipotong menjadi dua. 

Kalau kamu pas ke Madiun, bisa ajak saya untuk mencoba Lumpia ini, di Jiero Wedangan Jl. Bali 17 Madiun (satu lokasi dengan I Club Madiun). 

Sepasang Kenari, Kucing Tetangga, dan Seekor Anjing Titipan Teman

Yang perempuan bajunya putih dengan celana jeans selutut. Rambutnya pendek, ada tahi lalat di hidung, mengingatkanku pada penyanyi pop era tahun 80 an saat aku masih kecil dulu. Disampingnya seorang lelaki dengan jambang dan berkulit hitam eksotis. Namanya Tora, aku mengenalnya dari sosial media. Karena banyak perempuan sedang membicarakannya, termasuk aku. Barangkali karena kulitnya yang hitam. Barangkali pula karena jambangnya yang menggoda. Dan lelaki yang sedang dipuja banyak perempuan itu ada disini bersama seorang perempuan.

Mungkin itu pacarnya.

Sudah lama tak jumpa, sejak lulus sekolah dasar. Terpisah karena jarak, si perempuan di Malang dan Tora disini. Mereka dulu menjalin cinta monyet, dan pertemuannya malam ini ingin menjadikan monyet menjadi gorila. Semudah itu mereka menganalisa perasaan dan keinginan yang kadang susah dipasangkan. Guyonan perempuan itu manis, seperti “Aku akan menghabiskan rokoknya, setelah itu kamu ya...” terberai dalam tawa karena pada saat diucapkan rayuan itu, ada aku diantara percakapan mereka.

Romantisme terbiasa diumbar.

Lalu Tora membalasnya dengan kecupan mesra pada dahi perempuan menggemaskan itu. Mereka sama-sama penyuka anjing, sama-sama satu gereja. Banyak cocoknya, itu menurut Tora. Sementara si perempuan tak mengatakan iya, tapi mengisyaratkan dengan senyum manja, yang artinya adalah Iya. Mereka sepasang yang direncanakan ingin menjadi satu dalam sebuah kata “cinta”.

Mengapa cinta harus menjadi pasangan.

Si perempuan lalu menanya kepadaku, “Benar ngga sih, kamu jomblo?” Tawa meledak. Tawaku yang meledak, bukan tawa si perempuan atau pun Tora. “Serius nih” si perempuan menunggu jawabanku. Enggak, aku ngga jomblo. Aku punya sepasang burung kenari, ada kucing tetangga yang sering numpang makan, dan seekor anjing pemberian teman. Nah, kali ini gantian mereka yang tawanya meledak.

Aku mencintai sesuatu yang tak mempedulikan. Yang pasti berbahagia ketika dia tahu bahwa aku mencintainya. Ya itu tadi, sepasang kenari, kucing tetangga, dan seekor anjing pemberian teman.

Vegetable Ice Cream

Setiap bulan saya selalu sempatkan untuk ambil jatah cuti. Sabtu dan Minggu bagi sebagian orang adalah waktu untuk keluarga. Namun bagi saya, Sabtu Minggu pada awal bulan adalah hari saya. Karena setiap hari adalah hari bagi orang-orang kesayangan : anak, suami, dan teman-teman. 

Bulan Juli saya sudah merencanakan ingin berkunjung ke Jogja, karena teman saya sedang mempromosikan bisnis barunya, yaitu vegetable ice cream. Cukup unik ya. Mengingat anak-anak saya semuanya doyan ice cream, jadi saya ingin tahu seperti apa vegetable ice cream buatannya itu. Diluar dugaan, vegetable ice cream ini memang enak. Tak cuma enak, tapi bikin saya tertarik untuk membelinya dalam jumlah yang banyak dan saya jual kembali (re-seller). 

Dengan konsep hayati (organic), vegetable ice cream ini layak mendapatkan label 'Best Beverage'. Tersedia 5 macam rasa : Carrot (wortel), Broccoli (brokoli), Red Spinach (bayam merah), dan Beet Root, Mustard (sawi). Diproses dengan bahan-bahan yang ditanam sendiri, seperti sayurannya. Lalu susunya dari sapi yang diperah sendiri. Sapinya pun diternak sendiri. Jika melihat pada prosesnya yang sangat njelimet itu, layak jika saya mengatakan ini ice cream terbaik. 

Dengan label SKM (Satria Kuda Merah), mereka tak hanya berjuang menghasilkan product dengan kualitas yang prima, harga terjangkau masyarakat semua kalangan, juga ingin mensejahterakan petani. Nah, buat kamu yang ingin tahu banyak soal product hayati mereka, silahkan mampir di www.satriakudamerah.com.

http://satriakudamerah.com/hayati-food-and-beverage/ice-cream/

05 July 2015

MELUPAKAN


Tak semudah ketika kamu datang lalu memesan secangkir kopi. Pesanan datang sesuai yang kamu inginkan. Melupakan, sebuah proses yang tak mudah. Njelimet karena setiap detil kenangan ada didalamnya. Memori manusia bahkan tak mudah di reset dengan cepat. Kamu bukan robot. Jadi, perlu waktu untuk menghapusnya, atau lebih tepatnya mengiklaskannya.

Kamu ingin melupakan kenanganmu dengannya? Itu mustahil, apalagi begitu banyak waktumu telah kau habiskan dengannya. Sepuluh tahun. Bisa jadi kamu butuh dua kali lipatnya waktu untuk merelakannya bersama lelaki lain. Yang lebih dipilih dengan pertimbangan panjang. Bukan hanya soal perasaan. Memutuskan sebuah hubungan juga melibatkan ikatan, menguraikan tali kekeluargaan yang faktanya lebih dikuatkan jika ingin masuk dalam sebuah ikatan mendalam.

Jangan tanya padaku, bagaimana melupakan kekasihmu. Karena aku pun tak pernah ingin mengingat mantan kekasih. Yang bisa kulakukan adalah menumbuhkan selalu bayangnya dalam setiap malam. Kamu pasti akan semakin marah jika aku menyuruhmu mengingatnya selalu. Mengingat kekasih yang sudah tak menjadi milikmu, bagiku, akan memberikan rasa bahagia tersendiri walau kadang juga sakit hati. Semakin sakit ketika kau menjumpainya di jalan bersama kekasihnya yang baru, meski itu tak pernah kau inginkan.


Sakit ya?

“Iya” Tak ada proses yang tak menyakitkan. “Dinikmati saja” ucapku sambil mengecup keningmu yang masih kencang. Belum ada lipatan keriput, mungkin karena kau rutin perawatan, atau memang kau masih sangat muda. Kumanfaatkan kesempatan ini untuk mencuri aroma wangi shampo yang melekat di rambutmu, ini pasti pilihan mama mu yang sangat perhatian. “Beruntung ada mama yang selalu menyemangati” katamu sedikit lega. Benar, mama mu adalah sebaik-baiknya perempuan yang sangat tulus mencintaimu. Abaikan kekasih yang meninggalkanmu dengan alasan kamu tak sehebat kekasihnya yang baru. Mungkin tepatnya kamu tak sekaya kekasihnya yang baru.

Lupakan mantanmu. Ada mama mu. Dia lebih hebat dari perempuan manapun.

“Terimakasih tante” ucapmu pelan dalam pelukanku. Kenapa aku bisa mengatakan mama mu adalah yang terhebat dari perempuan manapun? Kenapa kau tak menanyakannya padaku? Bukan aku sok tahu. Aku memang tahu. Karena mama mu, perempuan yang bisa memalingkan padangan seorang lelaki yang pernah kucintai. Yang sekarang menjadi papa mu.

29 June 2015

Business Plan

Apa yang perlu disiapkan calon pengusaha sebelum membuka bisnis? Modal? Tentu iya. Tetapi tak hanya modal dalam bentuk uang saja, namun lebih dari itu adalah 8 poin berikut ini.

Ringkasan Eksekutif
Aspek terpenting dalam bisnis, merangkum poin utama dalam perencanaan bisnis.

Deskripsi Perusahaan
Menampilkan seluk beluk perusahaan.
 
Deskripsi Target Pasar
Mengidentifikasikan tipe orang / bisnis yang paling disukai konsumen dan menjelaskan kebutuhan dan keinginan mereka.
 
Analisis Kompetitif
Mengevaluasi perusahaan lain yang menawarkan produk / jasa yang serupa.
 
Perencanaan Pemasaran & Penjualan
Menguraikan bagaimana kamu menjangkau konsumen dan melakukan penjualan produk.
 
Perencanaan Operasional
Menjelaskan bagaimana kamu menjalankan bisnis dan faktor-faktor operasional yang mungkin menjadi penghalang dalam kompetisi.

28 June 2015

PISAH

Pada akhirnya satu per satu meninggalkanku. Sejak pertama aku merasa ditinggal adalah kepergian Ken, kucing piaraan yang datangnya tanpa sengaja. Mengisi siang dan malamku. Menanti ku disaat letih melanda. Kepalanya yang mungil berbulu halus, endusan basahnya, dan gigitannya yang menggemaskan, tak mudah kulupakan. Hingga pada suatu siang Ken ditemukan di selokan samping rumah dalam kondisi badan terbujur kaku. Ken dipendam dalam tanah setengah basah depan kamarku persis. Tangisanku tak henti-hentinya menyesali kepegiannya yang sangat cepat.

Kemudian kepergian Bapak yang sengaja tak ingin kutunggui. Pada hari pemakamannya, aku bahkan tak ingin melihatnya. Aku mengurung diri di kamar. Aku benci perpisahan.

Kini, dia pergi juga. Ibuku yang kuanggap akan menjadi setia padaku. Pergi bersama pesawat pada subuh itu. Aku lagi-lagi mengurung diriku dalam kamar, tak mau memeluknya, atau sekedar mengucapkan selamat jalan, semoga perjalanan lancar, dan selamat sampai tujuan.

Aku benci perpisahan.

21 June 2015

Duka Angin Sore


Sore itu, tiupan angin menuju barat mengantarkan dedaunan pohon jati berguguran di pekarangan belakang sebuah perumahan. Bahkan bunganya ikut menumbang, tak ingin bertahan mendengar seruan angin sore itu.

Aku duduk tak jauh dari pandangan daun gugur, termangu memuja angin lembut yang menghanyutkan keangkuhan itu. Keelokan bunga pohon jati ikut luruh dalam duka angin sore.

Lalu kupandangi diriku. Aku?

Jauh kedalam jiwa yang mendasar, kutemukan diriku meringkuk dibalik manekin bertubuh perkasa. Ada yang remuk disudut harapan, yaitu aku. Menjadi kepingan tak bermakna, bukan sesuatu yang tersisa. Dengan lirih, jiwaku disudut itu menyeruakan, "Sesungguhnya aku, ingin kau belai dengan kasihmu, namun kau tak pernah ada."

Kau dimana?

Begitu seruan duka angin sore itu kepada serakan daun jati yang gugur. Tak dijumpainya diantara belukar. Yang ada hanyalah duka angin sore. Dalam senyuman sinis bunga jati yang ikut terkubur.


20 June 2015

Kenapa Anak Muda Sekarang Banyak Yang Membuka Usaha Sendiri?

"Kenapa anak muda sekarang banyak yang membuka usaha sendiri?" Pertanyaan umum yang sering dipertanyakan, hehe... 10 Alasan kenapa anak muda sekarang lebih banyak yang menjadi pebisnis. 




  1. Perkembangan teknologi khususnya di bidang web dan internet, membuat semua orang bisa memulai bisnisnya hanya dengan sedikit bahkan tanpa modal sama sekali.
  2. Rata-rata taraf kehidupan masyarakat yang lebih baik. 
  3. Orang-orang dewasa yang sudah mulai berbisnis sejak beberapa puluh tahun yang lalu, sekarang aktif menjadi motivator dan menginspirasi, serta mengajarkan kepada generasi selanjutnya untuk juga membuka usaha.
  4. Media cetak dan elektronik, mulai banyak mengangkat isu-isu tentang kewirausahaan dan menampilkan pebisnis muda.
  5. Di kampus-kampus mulai bermunculan Enterpreneurship Centre yang mewadahi mahasiswa maupun dosen nya untuk berwirausaha.
  6.  Banyaknya kegiatan / kompetisi yang berhubungan dengan wirausaha, mulai dari level kampus, nasional, hingga internasional.
  7. Bermunculan lembaga-lembaga belajar bisnis, baik yang memiliki gelar, maupun yang non-gelar.
  8. Komunitas untuk belajar berbisnis saat ini sangat menjamur.
  9. Buku-buku enterpreneurship menjamur di toko buku, mulai dari kisah inspirasi hingga "how to".
  10. Pebisnis muda tersebut sudah ada, dan banyak contohnya, jadi mereka benar-benar ada.

Review Buku "101 Young CEO"

Dulu, lulusan SMA berlomba-lomba mendaftar di Perguruan Tinggi (PT). Sekarang apa masih musim? Masih. Tapi jumlahnya tak sebanyak dulu. Karena anak muda sekarang lebih banyak ingin memulai karir sejak dini. Meski ada juga yang tetap melanjutkan kuliah, dan itu jumlahnya masih sangat banyak. Namun, pada semester pertengahan pasti akan tergoda untuk membuka usaha / bisnis.

Seperti halnya dalam buku "101 Young CEO" karya Ilham Akbar, dimana anak muda sekarang lebih merasa 'wah' jika punya usaha sendiri. Dalam buku tersebut dijabarkan 101 tokoh anak muda (usia dibawah 30 tahun) yang sudah mengelola bisnis sendiri. 

Bisnisnya beraneka ragam, mulai kuliner, aplikasi software, jasa internet, design grafis, hingga penyedia jasa bersih-bersih rumah. Semuanya itu mendatangkan rupiah! Hayo, kamu punya ide apa? 

Ada banyak contoh pengusaha muda yang telah menemukan jalan suksesnya dan mau berbagi denganmu, jadi tunggu apalagi? Tak ada kata terlambat, buktinya saya yang sudah 30 tahun masih mau membaca buku ini. Paling tidak saya bisa membacanya dan berbagi dengan teman-teman saya yang masih muda, bisa juga buat warisan anak-anak saya kelak jika dia dewasa :)

Kamu bisa baca ulasan lebih lengkap dengan membeli bukunya di Gramedia, atau buka link ini >> http://www.anakui.com/2013/07/17/inspirasi-dari-101-orang-pengusaha-sukses-indonesia/

Ayo Membaca!

Belum lama ini saya sedang memaksa diri untuk membiasakan membaca. Kalau belanja buku, saya memang hobi. Sekedar jalan-jalan, lalu nemu buku bagus, dan beli. Tapi sampai di rumah, buku-buku yang saya beli ini hanya ngangkrak di almari buku saja. Paling cepat enam bulan, buku itu saya sentuh kembali.

Jadi, masalah saya bukanlah tak ada buku, tapi malas membacanya. Baiklah, ini adalah PR yang sedang serius saya hadapi. Jika bukan karena sindiran-sindiran (motivasi) dari Pimpinan saya, mungkin saya tak akan mau membaca :D


Dari hasil searching google, saya menemukan beberapa manfaat membaca. Gemar membaca bisa melindungi otak dari penyakit Alzheimer, mengurangi tingkat stres, mendorong pikiran positif dan memperkuat persahabatan.

Berikut ini adalah manfaat yang diterima otak dan tubuh saat kita membuka buku.

MEMBERIKAN MEMORI YANG KUAT.  

Membaca memberikan jenis latihan yang berbeda bagi otak dibandingkan menonton TV atau mendengarkan radio. Baik ketika kamu memahami halaman per halaman atau hanya sekedar memindai instruksi manual mesin pembuat kopi, bagian otak yang telah mengembangkan fungsi-fungsi lain — seperti kemampuan imajinasi, bahasa dan pembelajaran asosiatif — semua terhubung dalam sirkuit saraf tertentu untuk membaca. Kebiasaan membaca memacu otak Anda berpikir dan berkonsentrasi.

MEMBUAT LATIHAN FISIK BERTAHAN LEBIH LAMA.  

Menenggelamkan diri pada alur buku bisa membuat kamu bertahan lebih lama di atas mesin latihan demi menyelesaikan bab yang begitu memikat. Untuk mencegah timbulnya sakit pada leher atau bahu, pembaca harus menggunakan tempat menaruh buku di mesin dan berusaha tidak memutar bahu mereka selama latihan berlangsung.

MENJAGA KEREMAJAAN OTAK. 

Orang dewasa yang menghabiskan waktu luang mereka dengan melakukan kegiatan kreatif atau intelektual (seperti membaca) memiliki kemungkinan 32 persen lebih lambat mengalami penurunan kognitif di kemudian hari daripada mereka yang tidak. 

MENGHILANGKAN STRES. 

Meringkuk untuk membaca buku yang bagus menurunkan tingkat hormon stres yang tidak sehat, seperti kortisol. Pada sebuah penelitian di Inggris, peserta dilibatkan dalam kegiatan yang merangsang kecemasan, dan kemudian diberikan waktu selama beberapa menit untuk melakukan sejumlah aktivitas. Ada yang membaca, mendengarkan musik, atau bermain video game. Tingkat stres mereka yang melakukan aktivitas membaca turun 67 persen. Itu merupakan angka yang signifikan dibanding dengan kelompok yang melakukan kegiatan selain membaca. 

MENINGKATKAN KOSAKATA. 

Meskipun kamu tak perlu lagi mengikuti tes seleksi masuk perguruan tinggi, kamu masih bisa menggunakan buku untuk memperluas perbendaharaan kata di kamus otak. Bahkan, para peneliti memperkirakan bahwa kita belajar sebanyak lima sampai 15 persen dari semua kata yang kita tahu melalui membaca, menurut sebuah Scholastic Report. Hal itu sangat penting untuk anak-anak karena kosakata yang mereka miliki secara langsung dan dramatis berkaitan dengan buku yang mereka baca.

19 June 2015

Lirik Lagu Semesta - Maliq D'Essentials

denting dawai menyuarakan sebuah awal kisah
kehidupan yang berjalan detik berputar hari dimulai
mengantarkan insan ke dalam semestanya di dunia
waktu takkan pernah mengulang dan rahasia kan menyapa tanpa salah
di hari yang tentukan dilahirkan ditemukan dan dipisahkan

gugur satu tumbuhlah berjuta cinta huuu
manusia bercinta melahirkan jiwa ke dunia

sang penyair menorehkan garis awal kehidupan
yang berjalan terencana dalam pesan yang bermakna
mengantarkan insan ke dalam semestanya di dunia
waktu takkan pernah mengulang dan rahasia kan menyapa tanpa salah
di hari yang tentukan dilahirkan ditemukan dan dipisahkan

gugur satu tumbuhlah berjuta cinta huuu
manusia bercinta melahirkan jiwa ke dunia

layaknya sebuah misteri berliku jalan tak pasti hadapi ….
… arti surgawi lalalaaa

gugur satu tumbuhlah berjuta cinta huuu
manusia bercinta melahirkan jiwa ke dunia

gugur satu tumbuhlah berjuta cinta huuu
manusia bercinta melahirkan jiwa ke dunia

04 June 2015

My Wolf


Saya mulai jatuh cinta pada seni tattoo. Selain karena suami saya bertattoo, saya juga menemukan rasa 'ketagihan' terkena jarumnya. Kemudian ingin menuangkan idealisme lukisan dalam kulit. Sakitnya bukan main. Bengkak hampir seminggu, panas, dan nyeri. Tapi ini adalah karya seni. Teman saya bernama Tino, tattoo artist kepercayaan suami saya, adalah yang terbaik menurut saya. Dia tak mau melukis kecuali sedang mood. Karena mood tersebut yang menciptakan feeling bagus. Feeling yang bagus akan berdampak pada hasil karya lukis tersebut.

Tattoo pertama saya adalah sebuah kalimat. 'Dont be sad, because people - they will all die'. Saya ambil dari google, ketika saya searching quote. Yang kira-kira artinya, ini mengajarkan kepada saya bahwa sia-sia jika hidup ini ditangisi, berbahagialah. Meski hidup susah, tetap bahagia. Karena toh kita akan mati juga. Selagi diberi kesempatan hidup, nikmatilah, bahagialah.

Kemudian selang beberapa bulan, saya jatuh cinta dengan ikan koi. Gambar ikan koi atas saran suami saya. Dia percaya, koi adalah keberuntungan. Koi dengan rusuk besi, menggambarkan diri saya, seorang pekerja keras dan penuh dengan keberuntungan. Begitu kata suami saya. 

Dan yang baru saja dilukis adalah Wolf. Serigala yang sebenarnya tak diijinkan suami saya, tetap saya lukis, karena saya merasakan Serigala ini adalah Fakta tentang Manusia. Termasuk saya. Manusia cenderung ingin menyerang, egois, dan sudah melupakan perasaan. Hidup untuk menang. Keresahan saya melihat orang-orang sekitar berlaku selayaknya serigala, membuat saya ingin melukisnya pada lengan kanan. 

Serigala ini kejam, mengingatkan saya pada manusia. Iya, saya adalah kekejaman yang tertuang dalam raut manis serigala itu.

Coffee Fest Ada Lagi "KopiKitaSama"

Hai!
Coffee Fest 2 hadir kembali. Mengusung tema "KopiKitaSama", acara ini spesial diadakan untuk Pengusaha Kopi di Madiun yang sedang bergairah. Supaya bisnis kopi ini tak hanya menjadi hobi belaka, namun juga bisa mendatangkan omset berlimpah, maka kita hadirkan Barista dan Pebisnis dari Studio Kopi Jogja yaitu Mas Don



Workshop Kopi bisa Anda manfaatkan sebaik mungkin, karena pengusaha tak boleh hanya mengandalkan hoki, namun harus punya strategi. Yuk datang ke acara ini, biar makin sukses bisnisnya. Untuk Pengusaha Kopi yang ingin menjadi peserta workshop dan open stand "selling product / promosi" silahkan hubungi 0822-4513-3311.

Acara ini Gratis untuk siapa saja, yang ingin ngopi dan menambah ilmu. See u guys!

31 May 2015

Maya, Duniaku!

Pada kenyataannya, dunia maya menjadi sahabat terbaik saya. 

Suatu hari, saya sedang mengalami kejadian dimana susah berbicara dengan manusia. Sudah duduk berdua dalam satu meja, lalu berbincang. Namun bukan perbincangan yang sebenarnya ingin dibicarakan. Obrolan basa basi mengenai orang lain, bukan tentang saya dan dia. Saya tak berani memulai bicara, dan dia tak berhenti bercerita tentang apalah, sama sekali diluar pemahaman saya. Walau begitu, kepala saya manggut-manggut, sesekali mengatakan "oh iya... benar". Benar-benar tidak mengerti maksudnya. Satu jam, dua jam, telah habis beberapa batang, kesimpulannya adalah gosipan tentang seseorang yaitu bukan saya, ataupun dia. 


Berbeda hal, ketika saya sedang berhadapan dengan layar monitor, entah laptop atau gadget. Saya menjadi diri sendiri, dan mengatakan yang sejujurnya. Berbicara tanpa harus berbasa-basi. Maka, dia menjadi tahu segala isi hati. Haruskah sesuatu disampaikan di dunia maya terlebih dulu supaya dia memanahi saya?

25 May 2015

Kamar Kost



Tak bisa disangkal jika kamar kost adalah rumah terbaik yang pernah dimiliki hampir setiap mahasiswa yang tak serumah dengan orang tua. Kamar kost memberikan banyak nilai dalam kehidupan. Menyisakan banyak kenangan dalam perjalanan mencari jati diri. Dan lebih banyak berkontribusi dalam menemukan seks remaja.

Kamar kost yang luasnya hampir mirip ruang tamu di rumah orang tua, menjadi sangat nyaman, padahal disitu diletakkan banyak sekali perabot yang saling berhimpit, dan menyesaki ruang sempit. Almari lipat sengaja dipilih karena lebih praktis dan tak menyita ruang. Kasur busa juga demikian, bisa dilipat dan disimpan jika terpaksa kedatangan banyak tamu di kamar kost. Pemilik kamar kost harus menjadi arsitek handal yang bisa merubah kamar kost yang privacy menjadi ruang santai bersama teman-teman. Komputer, kipas angin, mejic jer, mini sound system, semuanya dipaksakan masuk kedalam kamar kost.

Kamar kost bagi saya, malahan sebagai rumah penampungan yang terpaksa dipilih ketika rumah tak lagi memberi ruang kenyamanan. Adakah rumah yang tak nyaman? Ada. Rumah saya. Setelah saya dimanjakan selama sembilan belas tahun, rumah yang dulunya sangat hangat berubah menjadi ruang pengap. Rumah yang tak mengijinkan asap rokok berkeliaran di ruang tamu. Rumah yang mengharamkan seks didalam kamar. Rumah yang tak membiarkan anak perempuannya sekolah menuju jenjang kuliah.

Malam itu, Bapak saya marah mengetahui anak perempuannya memilih kuliah ketimbang bekerja. “Kuliah itu mahal nak, kau sudah banyak menghabiskan uang Bapak dan Ibu” kata Bapak di meja tamu yang akhirnya tak pernah saya jumpai setelah malam itu. Saya memilih untuk pergi dan memperjuangkan kuliah, daripada hanya beekrja dan mengikuti perintah Bapak. Daripada harus menjadi perempuan yang hanya tamatan SMA, lebih baik saya hidup diluar bersama ilmu yang menurut saya benar dan perlu dikejar.

Lima tahun saya habiskan hidup dalam kamar kost yang penuh dengan kerinduan, dilapisi kesombongan ingin menjadi mahasiswi supaya sama dengan teman-teman lainnya. Pada waktu yang lama itu, kehidupan bukan mengajarkan nilai moral mahasiswi berpendidikan, tetapi memperjuangkan ke-egoisan.

Pada tahun yang dinanti, semua orang tua mahasiswa berkumpul di balai kampus dalam sebuah acara pertemuan, menyaksikan anaknya dinobatkan menjadi lulusan perguruan tinggi. Bapak saya tak ada dibarisan itu. Bapak tak layak tahu, saya duduk dibarisan paling depan urutan ketiga, penyandang cumlaude. 

Ilmu yang saya kejar tak mengajarkan saya pada tata krama, justru menjerumuskan saya pada kesombongan. Maafkan saya bapak, tak menempatkanmu dalam barisan orang tua hebat! 

Kini, kamar kost menjadi sepi, bukan lagi rumah indah, bukan juga rumah penampungan yang menyisakan banyak keindahan. Kamar kost adalah saksi nyata kesombongan mahasiswi yang tak patuh kepada Bapaknya.

14 May 2015

MARAH

Ada yang mati rasa, yaitu Aku. Ada yang menyimpan duka, yaitu Aku.

Pada malam yang kau abaikan, serentetan duka turun seperti derasnya hujan di bulan Mei. Bantal busuk menjadi saksi adanya umpatan kekesalan yang tak tersampaikan. Karena kau memilih untuk diam daripada menanggapi. Karena kau lelaki yang tak ingin masalah menjadi semakin panjang dalam perdebatan. Sementara perempuan yang kau tahu hatinya sedang gundah ini, ingin didengarkan. 

Kau memilih untuk diam. Aku memilih untuk marah. Aku belum bisa meredam emosi lantas melanjutkan untuk membanting apa saja yang ada di depan mata. Aku marah kala itu. Aku lelah.  

Kau ikut marah karena perempuan ini sukanya marah-marah. Kau lipat gandakan emosi yang sebenarnya telah kau simpan. Kita bermain dalam kemarahan yang telah tersimpan lama.

Pukulan mendarat di kepala dan punggung. Salah satu dari kita terkapar. Satunya lagi terperangah dan terdiam lama. Kemudian tangisan jatuh. Aku tak kan lupa hari ini.


PURA PURA


Kemarin saya menangis. Ada sakit di punggung dan leher. Namun yang lebih sakit adalah di hati. Tanpa pelukan penghapus sakit, saya mencoba menjadi bijaksana. Hidup bukan soal cinta dan luka pukulan. Hidup adalah soal menyenangkan perasaan orang lain. Semoga kamu selalu bahagia bersama saya. Saatnya mengambil peran, dan kamu tak pernah peduli pada topeng yang saya kenakan. 

21 March 2015

LAKUKAN YANG BENAR, BUKAN YANG MUDAH. KEBAIKAN ITU RELATIF, KEBENARAN ADALAH MUTLAK



Saya masih ingat, dua tahun yang lalu, tepatnya 1 Februari saya diberhentikan kerja oleh supervisor melalui sms. Katanya kontrak kerja saya tidak diperpanjang, namun saya disuruh membuat surat resign. Karena saya terlambat mengirimkan laporan penjualan, sementara performa kerja saya diatas rata-rata sales lainnya. 

Kemudian setelah kehilangan pekerjaan, saya hamil anak kedua. Disana hidup yang sebenarnya dimulai. Rupiah demi rupiah dikumpulkan dengan sangat hati-hati supaya tak salah perhitungan lagi. Namun malah terjebak pada hutang bank karena mencoba berwirausaha. Semua tak seindah rencana. 

Pindah-pindah kerjaan hingga kerja sambilan saya lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tanpa saling menyalahkan, saya dan suami menjalani dengan susah payah. Percuma jika hanya saling melempar kesalahan. Satu pelajaran dalam hidup, ‘Carilah solusi’.
Kemudian, saya mendapatkan tawaran pekerjaan dari seorang relasi. Bukan teman dekat, apalagi sahabat. Murni dari kenalan dan pernah kerja bersama. Sebagai marketing, dan saya terima. Karena saya memang butuh uang. Saya melakukan pekerjaan sesuai dengan job deskripsi, dan menghasilkan hal positif. Baru delapan bulan, saya mendapatkan promosi jabatan sebagai manager.

Ini bukan hal yang mudah, bahkan terlalu cepat bagi saya yang belum lama berkecimpung di dunia kuliner. Namun tujuan saya hanya satu, mencari uang untuk makan dan masa depan anak-anak. Inilah yang menjadikan tanjakan yang saya lalui terasa mudah untuk didaki. 

Saya diikutkan seminar, di sekolahkan setiap dua minggu sekali, dan dibekali banyak ilmu untuk menjadi seorang pemimpin yang sesungguhnya. Saya tersadar, menjadi pemimpin memang tak mudah. Tak indah. Disini bukan soal gaji, bukan soal gengsi. Namun tanggung jawab. Bagaimana mengesampingkan toleransi karena kedisiplinan adalah sebuah kunci.
Saya berusaha menerapkan ilmu yang telah saya terima, ‘Melakukan yang benar, bukan melakukan yang mudah’. Pekerjaan saya tak mudah. Tapi saya dituntut melakukan yang benar. Baik dan benar menjadi kunci yang harus saya kendalikan. Baik adalah relatif, sesuai sudut pandang. Sementara benar, tak bisa disangkal, siapa saja akan menjadi satu suara meng-amin-i tentang kebenaran.

Bagi sebagian anak buah saya, barangkali saya tidak baik, tapi saya melakukan yang benar. Ini yang susah diterima. Kemudian, hari ini saya ingat kembali kejadian dua tahun yang lalu ketika supervisor memecat saya karena saya terlambat mengirimkan laporan penjualan. Sementara penjualan saya diatas rata-rata. Saya anggap Supervisor tidak baik, karena dia tak punya toleransi, tapi Supervisor telah melakukan tindakan yang benar, yaitu kedisiplinan. 

Barangkali butuh waktu dua tahun pula bagi anak buah saya untuk mengerti makna BAIK dan BENAR. Saya harap lebih cepat!